Senin, 31 Maret 2008

Allah Maha Pemurah .... Tak Ada yang Sulit Bagi-Nya

“Bang Fadil perlu biaya 15 Juta untuk operasi tumor otaknya”, kata calon suamiku kala itu, di tahun 2002, sebelum kami menikah.

Bang Fadil adalah sepupu yang terpaut 1 tahun lebih tua darinya, merupakan anak dari Om & Tante tempat calonku tinggal selama 24 tahun lamanya (Wah!). Memang keuangan keluarga Sang Tante sudah agak merosot. Dulu Omnya termasuk anggota Dewan Wakil Rakyat negeri ini di dekade 80-an. Tapi seiring perjalanan waktu, kini keuangan tak seperti dahulu lagi, apalagi sepeninggal Omnya di tahun 2000 lalu.

“ Ya, Udah. Abang kasih aja uang tabungan 15 juta itu untuk operasi Bang Fadil. Kan pas tuh, sesuai kebutuhan, “ saranku padanya. Andi hanya diam saja, mematung di depanku. Wajahnya tampak lunglai dan gundah. Kasihan Bang Fadil ....
“Abang nggak usah mikirin, kalau setelah ngasih uang itu untuk Bang Fadil .... kita jadi nggak punya uang tabungan untuk biaya nikah nanti. Rezeki Allah pasti akan ada saja dari yang tidak diduga-duga,” hiburku.
Waktu itu masih medio 2002, sebetulnya calonku waktu itu mengajak untuk segera menikah di Juli 2007. tapi aku menolak. “Belum siap mental,” itu alasanku. Aku minta waktu sampai tahun depannya, Januari, paling cepat sanggahku.
"He,he ... memangnya cari uang untuk biaya menikah gampang apa, apalagi kalau pingin menikah dengan biaya sendiri,pasti butuh waktu lebih lama lagi ....," pikirku meremehkan kemampuan calonku waktu itu.

Sejujurnya niat untuk bisa membantu Bang Fadil, adalah benar-benar saran tulus dariku. Kapan lagi toh, bisa membalas budi baik keluarga Om nya. Apalagi ini menyangkut nyawa ... Aku sampai merinding rasanya....
Tapi jujur juga, selain niat tulus membantu pengobatan Bang Fadil, terselip juga niat untuk memperlambat waktu pernikahanku. Ah, calonku toh, perlu waktu lagi untuk mendapatkan uang. Jadi aku gak perlu buru-buru lekas menikah ....


Tapi Allah Maha Pemurah ....
DIA menyentil aku dengan cara dan karunia-NYA yang MAHA BESAR.
Tidak ada yang sukar dan sulit bagi-NYA ...


Setelah pada Sabtu malam, calonku menyerahkan uang untuk biaya operasi tsb, di hari rabunya ada berita yang tidak disangka-sangka. Rabu malam, ia datang ke rumahku.
“Tadi Abang, dipanggil ke ruangan Boss. Sabtu Besok abang berangkat ke London untuk training selama seminggu. Ini $1000 uang jatah khusus beli keperluan pakaian dingin, tapi karena abang sudah punya semua keperluan itu. Kamu pegang dulu ya, uang ini. Insya Allah sepulang dari sana, ada tambahan lagi sekitar $3500 ...

SUBHANALLAH ... Serasa, ALLLAH menamparku dengan kerasnya. Apa yang aku kira baru akan tergantikan beberapa waktu lamanya, hanya dalam 4 hari sudah tergantikan dengan nilai yang berlipat ganda ... apalagi ternyata di bulan Agustus ada bonus kantor berlebih dari kantor kami. Malah di kantor suamiku, bonus yang biasanya turun di akhir tahun, juga sudah di keluarkan di awal waktu ... SUBHANALLAH ... ALLLAHU AKBAR ... Allah Maha Pemurah ...

Aku merasa seolah Allah menegurku ... Jika memang sudah mampu, dan sudah waktunya… janganlah di ulur-ulur untuk menikah ... ALLAH lah yang punya kuasa atas segala sesuatunya ... Tidak ada yang susah baginya…
Sungguh, tidak ada yang susah bagi-NYA. Jika Kamu PERCAYA.
Dan AKU PERCAYA.

Tidak ada komentar: